Wisata Air Terpopuler di Indonesia


Wisata Air Terpopuler Tahun 2019

1. Cikadongdong River Tubing Majalengka
Terletak di perbatasan Desa Payung dan Desa Teja Kecamatan Rajagaluh, Sungai Cikadongdong memiliki air yang sangat jernih. River Tubing Sungai Cikadongdong menempuh jarak sekitar 250m yang dibagi dua tahap dengan tantangan berbeda. Untuk 50m pertama tantangannya masih ringan karena arus dan jeram yang dilalui cukup landai dan cocok untuk pemula. Sangat cocok sekali untuk wisatawan yang ingin menikmati bersama keluarga karena arusnya yang tidak terlalu deras. Sedangkan pada 200m tahap berikutnya jauh lebih menantang dengan aliran sungai yang berkelok dan memiliki banyak jeram.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Fransisca leonardo (@fransisca_leonardo) on


2. Cave Tubing Kalisuci Gunung Kidul
Lokasi Kalisuci terdapat di kawasan Kars Gunungsewu yang telah dilindungi dan diusulkan oleh International Union Speleology (IUS) pada tahun 1993 menjadi salah satu warisan alam dunia. Dengan keberadaan Kalisuci tersebut, Indonesia patut berbangga karena mempunyai objek wisata yang dapat dijadikan untuk cave tubing. Mengingat kawasan wisata alam seperti Kalisuci tersebut hanya ada tiga tempat di dunia ini yaitu Kalisuci di Gunungkidul, Yogyakarta Indonesia lalu ada di Mexico dan Selandia Baru. Menyusuri sungai yang mengalir melewati gua-gua bawah tanah menjadi salah satu petualangan wisata yang ditawarkan di Kalisuci, Semanu, Gunungkidul. Petualangan sesungguhnya dimulai saat aliran sungai memasuki relung gua. Sinar matahari menghilang dan berganti dengan suasana remang bahkan gelap, satu-satunya pencahayaan hanya berasal dari headlamp. Stalaktit yang terlihat di atap gua terus meneteskan air, beberapa diantaranya merupakan batu kristal. Keindahan gua dan kesejukan sungai yang menyatu dalam keheningan membuat diri enggan beranjak pergi. Dinginnya aliran sungai di perut bumi dengan pemandangan alam yang cantik dan eksotik benar-benar menjadi petualangan yang tak kan pernah terlupa.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by J ╳ S (@julian_roxburry) on


3. Sekonyer River Houseboat Kotawaringin Barat
Sungai Sekonyer, Kumai, Kabupatan Kotawaringin Barat, Provinsi Kalimantan Tengah memiliki pemandangan yang mengingatkan kita dengan surga tersesembunyi di Amazon, Afrika. Wilayah ini termasuk dalam kawasan Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP) yang letaknya di Kecamatan Kumi, Kotawaringin Barat. Salah satu cara untuk menikmati keindahan di sepanjang alur Sungai Sekonyer ini dengan naik perahu Klotok yang merupakan perahu tradisional Kalimantan yang terbuat dari kayu. Wisatawan dapat menyusuri sungai sambil melihat hewan-hewan khas di pinggir sungai. Selama di perjalanan dapat dilihat berbagai aktivitas hewan setempat seperti Bekantan yang sedang duduk di dahan pohom sembari makan buah-buahan. Atapun, burung yang sedang bertengger di dahan pepohonan. Selama mengarungi Sungai Sekonyer di siang hari, wisatawan yang menggunakan kapal kelotok akan dimanjakan rimbunnya pohon di sisi sungai yang membentuk koridor alami. Wisatawan dapat menyusuri sungai sambil melihat hewan-hewan khas di pinggir sungai

Wisata Air Terpopuler di tahun 2018

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Henny’s UW World (@hennys_uw_world) on


1. Diving Pulau Weh di Kota Sabang
Juara 1 Wisata Air Terpopuler Anugerah Pesona Indonesia 2018, Kawasan Pulau Weh yang berada di paling ujung barat Indonesia merupakan salah satu pulau terbaik di dunia yang memiliki 20 lokasi penyelaman terbaik yang tersebar di pulau ini dan sudah diselami oleh ribuan para penyelam lokal dan asing dari berbagai belahan dunia dan mereka datang langsung khusus untuk diving di Sabang yang kaya akan beraneka ragam jenis ikan dan tidak kurang dari 100 jenis terumbu karang.
20 Lokasi (spot) penyelaman terbaik yaitu meliputi bangkai kapal Jerman (Sophie Rickmers), Batee Dua Gapang, Batee Meuroron, Batee Meuduro, Batee Tokong, Batee Gla, Rubiah Utara, Rubiah Seagarden, Pante Peunateung, Pante Seuke, Pante Ideu, Long Angen atau Pantee Gua, Limbo Gapang, Arus Balee, Seulako Drift, Sumur Tiga, Anoi Itam, Wreck Tugboat, Pulau Rondo, dan mobil karang.
Seluruh lokasi ini sudah diselami oleh para penyelam dari berbagai belahan dunia dan hampir setiap hari wisatawan asing sangat mudah ditemui seperti di Pantai Iboih, Gapang, dan Pantai Sumur Tiga dan di pulau ini hampir 98 persen objek wisata bahari yang terbentuk dengan sendirinya dan masih alami tanpa ada polesan tangan manusia.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Travelling Indonesia (@pejuangtrip) on


2. Diving Pulau Menjangan di Buleleng
Juara 2 Wisata Air Terpopuler Anugerah Pesona Indonesia 2018, Salah satu pantai di Bali yang menjadi primadona bagi wisatawan yang memiliki hobi diving yaitu Pulau Menjangan, Kabupaten Buleleng dengan pesona air jernih kebiruan yang menyegarkan bagi siapapun yang melihatnya, ditambah lagi dimana kita dapat menikmati biota laut yang sempurna.
Setiap musim semi terdapat kawanan rusa liar yang berenang sejauh 1,2 mil menuju pulau ini, namun kini populasi rusa semakin menurun, sehingga pemerintah Bali menetapkan Taman Nasional Bali Barat sebagai tempat Konservasi Rusa yang hampir punah. Itulah sebabnya mengapa pulau ini disebut Pulau Menjangan (Rusa).
Pada kedalaman 20 s/d 30 meter, para penyelam dapat melakukan Wall Diving yaitu dengan mengikuti lajur tebing di bawah laut yang menjadi bagian terfavorit. Para penyelam juga akan disuguhkan dengan pesona warna-warni dari berbagai jenis species ikan yang cantik, indahnya gorgonial fanfish dan terumbu karang yang banyak ditemukan di sini. Pada kedalaman 60 meter dapat ditemukan formasi batuan karang yang tertata rapi dan membentuk gua dari yang berukuran kecil hingga berukuran besar sebagai habitat kehidupan bawah laut yang sangat menakjubkan.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by aam (@aam11099) on


3. Cliff Jumping Pusentasi di Donggala
Juara 3 Wisata Air Terpopuler Anugerah Pesona Indonesia 2018, Pusentasi yang terletak di Dusun Simbe, Kabupaten Donggal adalah kawasan wisata alam yang cukup langka di dunia. Wisata bahari unik berbentuk sumur besar ini diambil dari bahasa Kaili, suku asli dari Sulawesi Tengah yang artinya adalah Pusat Laut, namun masyaraka setempat banyak juga yang menyebut Sumur Raksasa Donggala.
Pusentasi atau Sumur Raksasa itu memiliki ukuran diameter 10 meter dan kedalaman air 7 meter yang terbentuk secara alami dengan dinding batu karang. Lokasinya hanya berjarak 500m dari pantai berpasir putih. Karena terletak dekat laut maka air sumur ini terasa cukup asin dan mengandung garam, yang konon air asin itu berasal dari lubang yang menghubungkan antara sumur ini dengan laut lepas, sehingga membuat sumur ini selalu terisi oleh air dan tidak pernah kering dan bahkan tidak pernah keruh walaupun banyak orang yang melakukan aktifitas berenang dan menyelam di sana, airnya jernih dan berwarna hijau kebiruan yang dipercaya oleh masyarakat setempat bahwa air ini bertuah dan dapat menyembuhkan aneka macam penyakit. Keunikan lainnya adalah saat air laut surut maka air sumur akan naik atau pasang dan sebaliknya air sumur akan surut saat air laut pasang.
Di bibir Pusentasi ini sudah disiapkan fasilitas tangga untuk para pengunjung agar dapat dengan mudah turun dan naik sumur dan jika ingin melakukan aksi cliff jumping atau berenang, maka dibutuhkan keahlian diatas rata-rata mengingat airnya yang sangat dalam.

Related Posts

Leave a Reply