Desa Pule adalah sebuah desa yang terletak tepat diantara perbatasan tiga Kabupaten yaitu Madiun, Magetan dan Ngawi. Walupun letaknya memang paling pinggir, tetapi secara administratif pemerintahan Desa Pule berada dalam wilayah Kabupaten Madiun. Letaknya yang berada jauh dari pusat kota tersebut membuat perkembangan Desa Pule tidak sedinamis tempat-tempat lainnya yang dekat dengan pusat pemerintahan. Tetapi hal ini ternyata tidak menjadi penghalang, malah menjadi pemicu bagi warga Desa Pule dibawah pimpinan Kepala Desa Bapak. Anton Setyoko untuk mencoba berinovasi dan mengembangkan potensi desanya.

Bergerak dari harapan untuk dapat memperbaiki kesejahteraan ekonomi warganya, sang Kepala Desa mulai memutar otak untuk mencari terobosan untuk dapat menggerakan ekonomi warga yang mayoritasnya adalah petani dan buruh tani. Munculah gagasan untuk bertransformasi dari desa pertanian menjadi desa yang juga berkecimpung di dunia pariwisata, karena menurut pengamatan yang dilakukan bahwa pariwisata telah banyak menjadi solusi yang efektif dalam mengatasi banyak sekali permasalahan ekonomi pedesaan.


Ide awalnya adalah hanyalah sekedar membuat tempat wisata murah meriah dan dekat di hati yang dapat dinikmati oleh warga Desa Pule dan desa sekitarnya. Mengingat cukup sulit juga untuk mendapatkan fasilitas hiburan di daerah pedesaan, maka ide ini sangat cocok untuk diterapkan. Maka mulailah dimulai pengembangan Kampung Wisata Ceria – Desa Pule, dengan fokus utama menyediakan tempat wisata dan hiburan bagi anak-anak. Mengapa anak-anak menjadi fokus utamanya? Menurut cerita dari sang Kepala Desa adalah nama Desa Pule sendiri yang menjadi ide tersebut. Secara harafiah pul bisa diartikan dari kata kumpul (berkumpul) dan le (tole dalam bahasa Jawa) artinya anak-anak. Maka jika digabungkan artinya adalah berkumpulnya anak-anak, dan dimana saat anak-anak berkumpul maka akan ada banyak keceriaan. Itulah sebabnya dinamakan Kampung Wisata Ceria – Desa Pule, yang dapat diartikan sebagai tempat berkumpul dan bermain anak-anak yang penuh keceriaan.

Dalam perkembangannya, Desa Pule sekarang tidak lagi hanya sebagai tempat bermain bagi anak-anak, tetapi juga telah berkembangnya menjadi salah satu destinasi wisata keluarga yang murah meriah. DI tempat ini anak-anak bisa bermain di taman air Tirta Ceria yang terdiri atas 3 buah kolam renang dangkal untuk anak-anak. Sedangkan untuk kalangan remaja bisa berkumpul bercengkrama di taman kelinci dan wahana outbond. Tak ketinggalan pula untuk para orang tua, bisa menikmati waktu di gazebo-gazebo yang terletak berdampingan dengan taman indah yang ditata sedemikain rupa sehingga sangat cocok untuk melakukan swafoto. Bahkan pada waktu-waktu tertentu sering diadakan kegiatan senam dan olahraga bersama di sekitar taman tersebut.

Keberhasilan pengembangan desa tersebut ternyata membuahkan hasil yang cukup membanggakan, tidak hanya Desa Pule saat ini telah menjadi salah satu tujuan wisata yang sedang Hits di wilayah Madiun dengan pengunjung yang datang dari desa atapun kota dan kabupaten sekitarnya. Tidak mengherankan bila sampai Gubernur Jawa Timur Ibu Khofifah sendiri sudah sempat berkunjung langsung ke Desa Pule.
Dan saat ini Desa Pule kembali mencetak prestasi yang membanggakan dengan terpilih menjadi salah satu nominasi pada ajang Anugerah Pesona Indonesia 2020. Terpilih dari ratusan usulan nominasi yang masuk dan diseleksi oleh Komite Seleksi yang sangat ketat sudah merupakan prestasi tersendiri. Mudah-mudahan hal ini bisa menjadi tambahan semangat bagi seluruh warga dan perangkat Desa Pule untuk lebih meningkatkan lagi prestasi yang telah diraihnya saat ini.
Bagi anda yang kebetulan sedang berwisata ataupun sedang berada di sekitar wilayah Madiun, sangat disarankan untuk meluangkan waktu dan mampir ke Desa Pule. Silahkan coba menikmati suasana pagi yang penuh keakraban ataupun suasana senja yang sangat indah sambil duduk menikmati minuman dan hidangan ringan yang disediakan warga setempat.

Sumber Text dan Photo : Kepala Desa Pule

Related Posts