Kunjung Wisata Alam Kota Minyak di Dumai

“Minyak bumi pemberi kehidupan dan sumber abadi pemberi inspirasi ialah pariwisata”

Sebelum memulai perjalanan ke Dumai di provinsi Riau, banyak yang bilang bahwa Dumai itu jauh dan tak ada yang dilihat kecuali kilang-kilang minyak saja. Tapi hal ini justru jadi semacam tantangan bagi kami.

Dalam penerbangan mendekati kota Dumai, kami pun berkesempatan mengamati pemandangan Kota Dumai dari ketinggian. Terlihat hamparan luas pepohonan kelapa sawit nan hijau di sekitar kota. Kesan tersebut menandakan bahwa kota ini juga sebagai penghasil minyak kelapa sawit (Crude Palm Oil, CPO) selain minyak dan gas bumi. Ternyata Dumai adalah salah satu penyumbang CPO terbesar khususnya di kawasan Pulau Sumatra. Selain pabrik pengolahan CPO berskala besar terdapat banyak pula industri-industri kecil dan industri rumahan (home industry).

Tujuan awal kami ialah jalan-jalan di kota minyak dengan mengunjungi pusat pemerintahan Kota Dumai. Wow! Ternyata bangunan gedung pemerintahannya sangat megah, sekilas seperti bergaya arsitektur Eropa. Ada beberapa hal yang menarik untuk diketahui mengenai Kota Dumai. Saat ini Dumai tercatat sebagai kota terluas nomor dua di Indonesia setelah Palangkaraya. Selain itu Dumai juga disebut sebagai gerbang ekspor minyak Indonesia yang rata-rata pengelolaan minyaknya berkapasitas mencapai 170.000 barrel per hari dan dapat menampung sampai 850.000 barrel minyak per hari.

kantor walikota dumai

Wisata Alam Kota Dumai

Pantai pertama yang kami kunjungi ialah Pantai Marina Indah yang terletak di Kel. Teluk Makmur, Kec. Medang Kampai. Lokasinya hanya berjarak 20 menit saja berkendara dari pusat kota. Dari kawasan ini akan terlihat jelas sebuah pulau di seberang yaitu Pulau Rupat wilayah Kabupaten Bengkalis.

Pantai Marina Indah yang memiliki luas sekitar 46 hektar adalah destinasi wisata alam yang sangat cocok untuk dinikmati bersama teman dan keluarga. Tepat di tepi pantainya dibangun bale-bale dan arena bermain anak-anak. Pantai ini juga punya fenomena keindahan matahari terbenam. Biasanya tiap akhir pekan lokasi ini padat dikunjungi oleh wisatawan baik dari Kota Dumai maupun dari daerah lain seperti dari Siak, Bagansiapiapi, Duri, bahkan Pekanbaru.

dumai pantai marina

Destinasi selanjutnya ialah Pantai Purnama. Lokasinya tak jauh dari pusat kota tepatnya di Jl. Samudra, Kel. Purnama, Kec. Dumai Barat. Atraksi utama yang bisa dinikmati di sini adalah TPI (Tempat Pelelangan Ikan) berlatar kapal nelayan serta kapal penumpang tujuan Pulau Rupat–Dumai.

Di pantai ini banyak berdiri kedai yang menyajikan kelapa muda, minuman, dan makanan ringan.
Jangan lewatkan kesempatan mencicipi kelapa hijau di kawasan ini. Hmm… kelapa hijau murni tanpa gula dan es ternyata benar lebih segar dan sehat ditambah dengan daging kelapanya yang lembut dan manis. Pantai ini terbuka untuk umum dengan jam operasional mulai pukul 09:00 pagi sampai pukul 06:00 sore saat matahari terbenam.

dumai pantai purnama dumai pantai purnama

Saat kami tiba di pelabuhan TPI ternyata sudah banyak masyarakat sekitar yang memenuhi sisi dermaga dengan mengendarai roda dua maupun berjalan kaki. Dari beberapa masyarakat yang kami temui mereka mengatakan bahwa hampir setiap hari saat menjelang matahari terbenam lokasi ini ramai dikunjungi.

Asyiknya terdapat pula atraksi anak-anak muda memperagakan keahliannya lompat indah dari tepi dermaga ke dalam laut (dari ketinggian sekitar 4 meter). Mereka sering melakukan ini jika sedang berkumpul bersama. Selain untuk bersenang-senang merekapun melakukan hal tersebut juga untuk berolahraga di sore hari.

tpi dumai tpi dumai

Dari tiga pantai yang kami kunjungi, masih banyak pantai lain di Dumai yang tentunya memiliki keindahan tersendiri contohnya seperti Pantai Puak dan Peranginan Teluk yang berada di Kecamatan Medang Kampai. Di Pantai Puak ini, sambil menikmati panorama alam anda akan disuguhi buah durian khas Puak yang wangi dan sangat lezat.

Hutan Wisata Kota Dumai

Kota Dumai juga memiliki wisata alam lain yaitu Hutan Wisata Kota Dumai. Hutan wisata ini memiliki berbagai fungsi seperti sebagai lahan untuk penanaman berbagai jenis tumbuhan, untuk menjaga cadangan air, dan untuk keperluan konservasi maupun penelitian. Objek wisata ini sangatlah mudah dikunjungi (sekitar 5 km dari pusat Kota Dumai), sehingga wisatawan yang baru tiba dari bandara dapat singgah langsung ke kawasan hutan wisata.

Hutan ini dipenuhi berbagai tumbuhan liar yang didominasi oleh pinus dan jenis tusam Sumatera. Di dalamnya terdapatnya banyak rawa-rawa dan aliran sungai yang membuat tumbuhan tersebut dapat tumbuh subur dan lebat. Wisatawan juga akan menjumpai banyak satwa hutan seperti tupai yang selalu melompat dari pohon ke pohon, dan juga monyet liar yang sudah terbiasa dengan manusia sehingga tidak akan mengganggu wisatawan yang datang. Bahkan mereka tak takut untuk turun dari pepohonan jika diberi makanan. Satwa lainnya yang tidak kalah menariknya adalah burung hias yang beraneka ragam corak warna dan bentuknya. Anda bukan saja mendengar kicauannya tetapi dapat juga melihat keindahannya.

hutan wisata kota dumai

Related Posts