Saksi Sejarah Jenderal MacArthur di Papua

Berkunjung ke Papua, bukan hanya menikmati keindahan alam atau eksotisme budaya, tapi juga menelisik jejak sejarah, salah satunya adalah di Kabupaten Jayapura wilayah dimana Bandara Sentani berada. Letak Papua yang strategis menjadikannya salah satu titik penting saat Perang Dunia 2 berkecamuk, pada tahun 1944, pasukan sekutu datang ke wilayah Pasifik untuk memblokade kekuatan Jepang, salah satu tokoh yang penting dalam Perang Dunia ke 2 saat itu, adalah adalah Jenderal Douglas MacArthur, Panglima Tertinggi komando sekutu anti Jepang di wilayah Pasifik. Ternyata, ia menyusun strategi perang menghadapi Jepang, adalah di titik dimana Tugu Mac Arthur sekarang berada, pasukansekutu membangun markas disitu, setelah mendarat di Teluk Humboldt atau Teluk Hamadi pada tahun 1944. 

Lokasi tersebut dikenal dengan lokasi Puncak Ifar Gunung, berada di Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura. Inilah saksi bisu Perang Dunia ke 2 dan didirikan sebagai bukti bahwa Sekutu telah mendarat di New Guinea.

Sebelum memasuki kawasan ini, Anda harus melewati pos penjagaan Resimen Induk Kodam (Rindam) XVII Cendrawasih, yang diwajibkan meninggalkan kartu identitas, Anda akan diperkenankan masuk dan tidak akan dikenakan biaya apapun, waktu yang tepat untuk mengunjungi Tugu MacArthur adalah di sore hari, karena Anda dapat sekaligus menikmati keindahan Danau Sentani dan Jayapura dari puncak bukit, dan juga menikmati matahari terbenam. 

How to get there : Dari Bandara Sentani, Tugu MacArthur dapat ditempuh dalam waktu kurang lebih 20 menit dengan kendaraan roda empat, perjalanan cukup mulus dan dijamin tidak membosankan, jalan yang berkelok dan pemandangan laut dari ketinggian akan menghibur Anda.