Barapan Kebo dan Main Jaran Atraksi Khas Sumbawa

Jalan-jalan untuk menghilangkan kepenatan, bahkan untuk menghilangkan stress dari buruan target pekerjaan tidak melulu harus dilakukan dengan bersantai-santai, ataupun cara unik lainnya untuk lebih relax, justru saat ini itu berlaku sebaliknya karena orang butuh langkah cepat untuk  menyegarkan plus meregangkan otak bukan otot sebelum memasuki dunia nyata rutinitas kerja.

Salah satu cara cepat peregangan otak yaitu dengan kegiatan-kegiatan yang berbau petualangan dan memicu adrenalin, saat ini banyak kegiatan dan atraksi petualangan buatan terutama dibeberapa kota-kota besar.

Ayojalanjalan akan mengajak Anda untuk mengunjungi atraksi di daerah yang masih memiliki nilai-nilai sosial-budaya masyarakat setempat, dan cenderung atraksi tradisional yang ada di daerah memiliki nilai yang lebih tinggi dibanding atraksi buatan di kota besar.

Nah, Buat yang mau jalan-jalan yang memicu adrenalin, sekalian dapat bonus menyaksikan keindahan alam yang luar biasa ya di Pulau Sumbawa lah tepatnya, karena di sini kamu dapat menyaksikan atraksi yang sangat mendebarkan, bahkan sesekali bagi pengunjung yang berani dapat langsung mencobanya.

Ada dua permainan yang telah lama menjadi daya tarik wisatawan baik wisatawan nusantara maupun mancanegara, dua permainan tersebut adalah balapan atau pacuan kuda khas Sumbawa yang dikenal dengan Maen Jaran, dan Balapan Kerbau khas Sumbawa yang disebut dengan Barapan Kebo.

Barapan Kebo, atraksi khas Pulau Sumbawa
Barapan Kebo, atraksi khas Pulau Sumbawa

 

Barapan Kebo

“Barapan Kebo” itulah sebutan dari permainan rakyat sumbawa ini yang dalam bahasa indonesianya adalah Balapan Kerbau, Barapan Kebo sendiri merupakan permainan yang sangat populer di Sumbawa yang hampir di setiap bulannya dapat kita jumpai di Sumbawa.

Barapan Kebo sebenarnya diadakan saat musim penghujan datang, yang mana untuk merayakan musim tanam padi di sumbawa, Barapan Kebo tergolong permainan yang cukup ekstrim, dikarnakan joki Kerbau harus berdiri stabil di atas kayu bajak tradisional sumbawa.

Tidak hanya itu, kerbau-kerbau di tuntut untuk berlari sekencang-kencangnya untuk mendapatkan waktu tercepat seiring para joki memecut pantat kerbau barapan. Lebih menantang lagi saat para joki dan kerbau berlari sangat kencang mereka diharuskan menyentuh ‘saka’.

Saka adalah sebatang kayu yang di tancapkan di tengah-tengah petakan sawah. Saka tidak sembarang Saka, kayu ini telah di beri doa-doa oleh salah seorang sandro (dukun) bertujuan agar joki dan para kerbau tidak dengan mudah untuk menjatuhkan Saka tersebut.

Percaya tidak percaya tak sedikit dari para joki dan kerbaunya yang tidak dapat menyentuh saka. Seolah-olah mereka spontan berbelok arah saat hendak mengenainya, tidak sembarangan kerbau yang bisa mengikuti permainan rakyat ini, hanya kerbau-kerbau tangguh yang telah dilatih dan di berikan ramuan-ramuan penangkal bala yang dapat mengikuti permainan rakyat ini.

Di hampir semua desa yang ada di sumbawa memiliki kerbau-kerbau barapan sehingga disaat diadakan permainan rakyat ini, kerbau-kerbau barapan pun keluar untuk mengikuti perlombaan tanpa terkecuali, masing-masing desa membawa kerbau-kerbau andalannya untuk dipertunjukan, dan tidak heran saat berkumpul di satu lokasi kita bisa menjumpai ratusan kerbau tangguh.

Barapan kebo di sumbawa merupakan permainan rakyat yang sudah mendarah daging di hampir seluruh masyarakat sumbawa, barapan kebo di zaman dahulu bertujuan untuk saling gotong royong bantu membantu untuk membajak sawah, karena kerbau di sumbawa sendiri merupakan salah satu hewan yang di jadikan alat untuk membantu petani yang hendak membajak sawahnya. Hingga saat ini permainan rakyat ini masih dilestarikan di sumbawa baik itu dari fungsi, adat dan kegunaannya.

Barapan kerbau bisa kita jumpai hampir di setiap desa yang ada di sumbawa, tidak sedikit dari para wisatawan baik wisatawan lokal maupun wisatawan manca negara yang antusias untuk datang dan melihat permainan rakyat sumbawa ini.

Main Jaran Pulau Sumbawa

 

 

Maen Jaran 

Jika Anda pernah melihat pacuan kuda, baik di televisi maupun secara langsung di stadion, pasti akan berdecak kagum dan mengacungkan jempol Anda ke para Joki, karena si Kuda akan memacu dengan kecepatan yang paling maksimal sampai ke garis finish, tidak jarang si kuda berserempetan atau tersenggol oleh kuda lain, karena jumlah peserta lomba dan lebar area stadion yang tidak terlalu lebar.

Ya! Bagi kita yang melihat memang sangat seru pacuan kuda tersebut, sampai dapat bersorak-sorak kegirangan walau sambil memakan cemilan, tetapi bagi para Joki tentunya dibutuhkan konsentrasi yang tinggi di atas pelana, dan selalu siap dengan berbagai kejutan di area pacuan.

Masyarakat di Pulau Sumbawa tidak asing jika bicara Pacuan Kuda, karena kegiatan pacuan kuda yang biasa disebut Maen Jaran merupakan kegiatan tradisional Pulau Sumbawa, bedanya Maen Jaran dengan Pacuan Kuda pada umumnya adalah Maen Jaran pada umumnya menggunakan Kuda pacu lokal Sumbawa dan pengemudinya atau Jokinya adalah Anak-anak yang masih duduk di bangku SD (Sekolah Dasar) rata-rata berusia 9 – 12 tahun.

Maen Jaran biasanya diadakan setelah musim panen, rasa suka cita masyarakat desa dicerminkan dengan kemeriahan acara-acara syukuran, dan salah satunya mengadakan lomba pacuan kuda untuk warga Sumbawa, para Joki Cilik begitu para joki biasanya disebut, menyambut setiap kegiatan Maen Jaran dengan antusias dan bersemangat, tak jarang dari mereka para Joki yang telah mempersiapkan diri jauh-jauh hari untuk siap berlaga memenangkan lomba, bagi para Joki Cilik terpilihnya ia menjadi seorang joki adalah merupakan kebanggaan tersendiri, apalagi dapat memenangkan sebuah pertandingan.

Atraksi Maen Jaran Sumbawa
Atraksi Maen Jaran Sumbawa

 

 

Informasi

Bagi wisatawan yang akan berkunjung ke Sumbawa, dapat menyaksikan tradisi Barapan Kebo dibeberapa tempat, yang biasanya diselenggarakan di; Desa Moyo Hulu, Desa Senampar, Desa Poto, Desa Lengas, Desa Batu Bangka, Desa Maronge dan Desa Utan. Sedangkan untuk menyaksikan Maen Jaran, Anda dapat menyaksikan di Arena Pacuan Kuda di daerah Desa Penyaring, Kecamatan Moyo Utara.

Untuk menuju ke arena kegiatan tersebut, kami sarankan Anda menggunakan kendaraan sewa, baik roda empat atau kendaraan roda dua, agar Anda dapat puas menyaksikan kegiatan lombanya sampai dengan selesai.

Saat di area kegiatan tak perlu kuwatir kelaparan atau kehausan ya, karena sudah banyak pedagang yang menjajakan makanan ringan sampai berat disana, tetapi jika Anda terbiasa memiliki jajanan khusus (alergi makanan tertentu) bawa dan persiapkan dari hotel tempat Anda bermalam.

 

Tips

Bagi Anda saat mengunjungi atraksi ini sebaiknya memperhatikan hal-hal sebagai berikut;

Untuk para pejalan yang hobi foto maupun para fotografer harus memperhatikan Kamera dan Lensa, karena momen atraksi ini sangat menarik dan wajib untuk di dokumentasikan, atraksi Barapan Sapi serta Maen jaran merupakan atraksi yang mengandalkan kecepatan tinggi (race) dalam setiap lombanya, sehingga lensa yang tepat dan kehandalan Anda dalam mengambil moment berharga sangatlah dibutuhkan.

Lokasi atraksi di adakan di alam terbuka, sehingga jika Anda ingin menyaksikan atraksi tersebut sebaiknya mempersiapkan perlengkapan yang sesuai, dan menempatkan barang-barang berharga yang terlindung dari basah/air.