10 Resep Kuliner Tradisional Terpopuler Tahun ini

Kalau Jalan-jalan kurang lengkap rasanya kalua tidak menikmati keberagam cita rasa dan kelezatan kuliner Indonesia sungguh luar biasa, dari jajanan, minuman, sayuran, hingga makanan tersaji hingga dipelosok Negeri.

Nah baru-baru ini telah berlangsung ajang Anugerah Pesona Indonesia tahun 2018, yang telah menobatkan beberapa daerah dan jenis kulinernya menjadi yang terpopuler di tahun 2018, apa saja yang terpopuler ditahun ini..? yuk kita simak informasinya.

Air Mata Pengantin: Es Air Mata Pengantin adalah minuman khas Indonesia yang berasal dari kabupaten Indragiri Hulu Riau, resep minuman tradisional ini menjadi Juara-1 Minuman Tradisional Terpopuler 2018.

Dinamakan Es Air Mata Pengantin dikarenakan pada awalnya minuman ini selalu disajikan pada saat acara pernikahan maupun acara-acara lainnya yang mengandung unsur kebahagiaan. Sehingga seringkali orang menyebut minuman ini sebagai simbol dari air mata yang bahagia.

Minuman dingin ini memiliki cita rasa yang sangat segar dan enak. Jika dilihat dari warna warni isi minuman tersebut sudah tentu sangat menggoda untuk ingin segera mencicipinya. Minuman ini berbahan dasar agar-agar dan penuh dengan warna. Isinya sendiri sangat beragam, mulai dari biji selasih, sirup, serutan es batu, serta blewah. Biji selasih biasanya digunakan untuk pelengkap. Biji selasih bermanfaat untuk kesehatan, diantaranya adalah dapat membantu mengurangi masalah pencernaan, menghilangkan rasa sakit, menurunkan demam dan lain-lain

Sop Tekkalo : Sop Tekkalo yang berasal dari daerah Kabupaten Penajam Paser Utara, memperoleh predikat sebagai Juara-1 Makanan Tradisional Terpopuler 2018, Sop Tekkalo adalah sop iga dengan kuah bening yang memiliki rasa asam berbeda dikarenakan rasa asamnya yang didapat dari rasa asam buah yg banyak ditanam di tanah desa ini yaitu buah Tekalo. Buah tekalo banyak ditanam di  dalam pekarangan rumah Warga dan rasa asamnya yang khas dan segar membuat sup iga yg disuguhkan memiliki cita rasa yang berbeda.

Martabak Sagu : Di Indonesia terdapat cukup banyak jenis martabak dengan keunikan tersendiri sesuai dengan daerahnya dan martabak yang satu ini berasal dari Kabupaten Fakfak Papua barat namanya Martabak Sagu. Fakfak cukup berbangga karena telah mengalahkan berbagai pesaing dari daerah lain yang telah lebih dahulu memiliki keberagaman dalam menu dan resep, dan Martabak Sagu ini berhasil meraih Juara-2 Makan Tradisional Terpopuler 2018

Martabak Sagu sangat lezat karena rasanya yang manis dan gurih. Martabak ini  diolah dari bahan dasar yaitu sagu yang sudah dihaluskan kemudian digoreng dan diberi gula aren atau merah dan menjadikan martabak ini berbeda dengan martabak yang sudah umum ditemui di daerah lain seperti martabak manis atau martabak telor dan hal yang paling membedakan adalah bahan dasarnya yaitu sagu.

Aia Aka : Aia Aka yang merupakan resep asli dari Kota BukitTinggi dan dalam ajang Anugerah Pesona Indonesia 2018 ini meraih sebagai Juara-2 Minuman Tradisional Terpopuler Indonesia.

Aia aka berasal dari bahasa Minang sebagai sebutan untuk minuman penyegar yang bahan utamanya terbuat dari cincau, walaupun sebenarnya banyak sebutan lain yang diberikan untuk jenis minuman penyegar ini diseluruh wilayah sumatera barat tergantung dari daerah yang bersangkutan.

Walau namanya berbeda namun wujudnya tetap sama. Yakni terbuat dari bahan dasar cincau. Cincau yang digunakan adalah terbuat dari cincau alami. Yakni cincau yang dibuat dari daun cincau secara tradisional. Itu sebabnya warna cincau ini berwarna hijau mengkilat. Berbeda dengan cincau kebanyakan yang warnanya hitam.

Foto kerak-telor by Finroll News

Kerak Telor : Tidak ketinggalan juga Kerak Telor yang diusung Kota Jakarta Selatan juga meraih penghargaan sebagai Juara ke-3 sebagai Makanan Tradisional Terpopuler 2018. Kerak telor adalah salah satu makanan yang begitu identik dengan Ibu Kota Jakarta, makanan yang memiliki rasa gurih dan legit ini merupakan salah satu makanan khas kebanggaan warga Jakarta dan pada masa Kolonial Belanda, Kerak Telor yang terkenal lezat ini pernah menjadi salah satu makanan primadona di kota Jakarta yang dahulu bernama Batavia.
Tidak membutuhkan waktu lama untuk membuat dan menyajikannya, hanya membutuhkan waktu kurang dari 15 menit maka kita sudah dapat menyantap kerak telor hangat yang lezat. Cara memasak Kerak Telor ini memiliki keunikan tersendiri yaitu menggunakan anglo dan arang serta tanpa menggunakan minyak goreng, ketika telor masak setengah matang, maka wajan akan dibalik menghadap panasnya arang dan dibiarkan sehingga menjadi kerak. Setelah permukaan telor agak sedikit gosong, kerak telor diangkat dan diberi bumbu lalu siap dihidangkan. Cara memasak dengan anglo ini digunakan untuk menjaga rasa khas dari kerak telor yang gurih dan legit.

Markisa Brastagi : Satu lagi minuman yang menyegarkan asal dari Kabupaten Karo yaitu Markisa Brastagi, yang berhasil menjadi Juara ke.3 di Anugerah Pesona Indonesia 2018 sebagai Minuman Tradisional Terpopuler 2018, minuman segar yang cocok diminum pada saat cuaca panas, rasa asam-asam segar membuat sirup yang terbuat dari buah markisa ini semakin digemari, apalagi jika kita meyadari akan segudang manfaat dari buah markisa yang menjadi bahan dasar dari sirup ini.

Buah Markisa sendiri mengandung antioksidan yang cukup tinggi, vitamin A, B dan C serta serat yang tinggi. Konon buah Markisa bermanfaat untuk menyembuhkan penyakit stroke, menurunkan cholestrol dan bahkan melawan sel kanker serta sejumlah penyakit lainnya.

Kupang Lontong : Kabupaten Sidoarjo dengan makanan unggulannya berada pada peringkat ke-4 Anugerah Pesona Indonesia 2018, walau begitu kelezatan kuliner ini sangat lezat dan unik rasanya.

Lontong yang diguyur dengan kuah dan kupang (sejenis kerang kecil bercangkang yang biasa ditemukan di pesisir pantai) dan sebagai pelengkapnya di dalam Lontong Kupang terdapat Letho (campuran parutan singkong, kelapa dan kacang polong yang dibentuk bulat seperti perkedel)
Citarasa unik terasa menggelitik lidah saat suapan demi suapan Lontong Kupang singgah di mulut. Lembutnya kupang ditambah dengan perpaduan rasa manis, asin, dan pedas dari kuahnya, dijamin membuat semakin ketagihan apalagi saat menggigit Letho yang garing menambah kenikmatan tersendiri

Jus Pinang : Jus Pinang yang diusung Provinsi Jambi ini menduduki urutan ke-4 Anugerah Pesona Indonesia 2018. Dan Jus Buah Pinang sangat digemari dikarenakan terkenal dengan berbagai manfaat dalam mengobati berbagai macam penyakit antara lain penyakit kulit, melancarkan peredaran darah, ketahanan tubuh, masuk angin, diare, disentri dan cacingan, khususnya cacing pita. Manfaat lain dari buah pinang selain untuk pengobatan, juga dapat berperan dalam meningkatkan stamina seseorang.

Dikarenakan banyaknya manfaat dari buah pinang bagi kesehatan, maka buah pinang mulai diolah sebagai Jus yang pada umumnya pengolahannya dicampur dengan telor ayam atau bebek dan untuk memaksimalkan khasiat dari Jus Pinang ini dicampur juga dengan berbagai macam rempah .

Kue Pare : Inilah Makanan Tradisional Terpopuler di urutan ke-5, yang berasal dari Kabupaten Pasaman, Kue Pare adalah kue basah yang terdiri dari dua bagian. Bagian isi terbuat dari kelapa dan gula merah dan bagian luar pembungkusnya seperti pare berwarna merah terbuat dari tepung ketan ditambah tepung beras. Kue ini berasal dari kecamatan Bonjol.

Es Nangka Selasih : Provinsi Kalimantan Selatan dengan Minuman khasnya Es Nangka Selasih, mendapat peringkat ke-5 di ajang Anugerah Pesona Indonesia 2018 dalam kategori Minuman Tradisional Terpopuler.

Es nangka selasih memiliki rasa yang lebih nikmat dikarenakan perpaduan antara rasa buah nangka dengan biji selasih. Minuman segar ini dapat disajikan sebagai minuman untuk berbuka puasa ataupun dapat dinikmati pada saat cuaca panas disiang hari.

Berbicara tentang es nangka selasih, memang sangat menggoda selera dan juga membuat menjadi lebih penasaran untuk menikmatinya, setelah mencobanya pasti akan merasa ketagihan akan kelezatan rasanya yang dapat menyegarkan tubuh.