JA Teline V - шаблон joomla Форекс

Wisata Sejarah Ke Monumen Perang Dunia Ke II Sambil Menikmati Indahnya Pantai

History
Typography

Biak adalah pulau kecil yang terletak di Teluk Cendrawasih Provinsi Papua, Indonesiadan berseberangan langsung dengan Samudera Pasifik. Letaknya yang strategis menjadikan Kabupaten Biak Numfor dapat mudah berhubungan dengan negara di kawasan Pasifik, seperti Australia atau Filipina.

Biak adalah pulau kecil yang terletak di Teluk Cendrawasih Provinsi Papua, Indonesiadan berseberangan langsung dengan Samudera Pasifik. Letaknya yang strategis menjadikan Kabupaten Biak Numfor dapat mudah berhubungan dengan negara di kawasan Pasifik, seperti Australia atau Filipina. Oleh karena itu, Pulau Biak mendapat julukan ‘Pintu Gerbang Internasional’ hingga sampai saat ini. Objek wisata yang terkenal di daerah iniadalah Monumen Perang Dunia Ke II yang terletak di Kampung Paray/Anggraidi, Distrik Biak Kota.


Arsitektur Monumen Perang Dunia Ke-II di Parai ini dirancang oleh Hiroshi Ogawa dan diresmikan pada tanggal 24 April 1994. Konon daerah ini menjadi tempat pendaratan tentara sekutu. Monumen ini berbentuk seperti altar dengan bangunan yang unik berbentuk kubah. Di tempat ini Anda dapat menemukan berbagai macam sisa-sisa peninggalan Perang Dunia Ke II. Salah satunya yang menarik perhatian adalah tiga prasasti dalam bahasa Indonesia, Inggris dan Jepang yang bertuliskan ‘MONUMEN PERANG DUNIA KE II. MONUMEN UNTUK MENGINGATKAN UMAT MANUSIA TENTANG KEKEJAMAN PERANG DENGAN SEGALA AKIBATNYA AGAR TIDAK TERULANG LAGI’.
Pada bagian samping dari tugu utama juga terdapat sebuah lorong berkelok yang didalamnya kita temui sisa perlengkapan dari para serdadu Jepang, foto-foto dan sisa-sisa tulang yang diletakkan dalam kotak-kotak besi. Dulunya lorong kecil tersebut adalah gua alam yang berfungsi sebagai tempat persembunyian tentara Jepang saat diserang oleh tentara sekutu. Tak hanya berwisata sejarah, Anda juga bisa sambil menikmati panorama laut nan indah di kota Biak ini.