JA Teline V - шаблон joomla Форекс

Menguak Sejarah Lengkap di Kuningan.

History
Typography

sejarah Kuningan pasti tidak akan selesai dalam satu malam, rupanya banyak cetita-cerita sejarah tentang Kuningan itu melalui berbagai zaman yaitu dari Zaman Prasejarah atau masa Purbakala, masa kerajaan dan penyebaran Agama sampai dengan Pengukuhan Wilayah Kedaulatan RI (Republik Indonesia) oleh Belanda melalui Perundingan LinggarJati.

Saat kami tiba di Kota Kuningan langsung terasa kesejukan udaranya dan menyaksikan Panorama Alam yang sangat indah, dibalik kesejukan dan keindahan alam ternyata kota Kuningan menyimpan banyak cerita-cerita sejarah, akan tetapi kalau bicara masalah sejarah Kuningan pasti tidak akan selesai dalam satu malam, rupanya banyak cetita-cerita sejarah tentang Kuningan itu melalui berbagai zaman yaitu dari Zaman Prasejarah atau masa Purbakala, masa kerajaan dan penyebaran Agama sampai dengan Pengukuhan Wilayah Kedaulatan RI (Republik Indonesia) oleh Belanda melalui Perundingan LinggarJati.

Jadi tidaklah mengherankan jika pada saat Anda berwisata di Kuningan, Anda akan menemui beberapa situs-situs peninggalan sejarah yang dilindungi oleh Pemerintah, bahkan bukan cerita-cerita sejarah nyata saja yang ada melainkan banyak kisah-kisah mistis yang berkaitan dengan para pelaku sejarah.
Masa Pra sejarah  Kuningan diperkirakan dimulai + 3,500 tahun sebelum masehi sudah ada kehidupan dan peradaban manusia purba yang biasa dikenal dengan Zaman Megaliticum sampai Neoliticum dan bukti keberadaan Mereka ditandai dengan diketemukannya batu-batu besar beserta batu kuburan dan alat-alat perkakas dari batu. Keseluruhan peninggalan masa Pra sejarah tersebut dapat kita temui di museum purbakala Cipari.

Sedangkan pada masa Kerajaan Kuningan terangkum lengkap dalam cerita Kerajaan Parahyangan yang pemimpinnya berpredikat Rajesi (Resi) yaitu seorang ahli agama Hindu yang juga seorang Pemimpin saat itu dikenal dengan nama  Resi Demunawan dari Saunggalah,  berangsur-angsur kekuasaan Kerajaan-kerajaan di wilayah Pajajaran semakin meluas bersamaan dengan pengaruh Kerajaan Islam dibawah Kesultanan Cirebon, masuknya Islam ke Kuningan pada saat itu tidak lepas dari sosok Prabu Siliwangi dan bukti dari sebagian kisah-kisah perjalanannya tersebut dapat kita temui di objek Wisata Cibulan.

Pada masa pendudukan Kolonial Belanda di Indonesia ternyata kota Kuningan dijadikan tempat-tempat peristirahatan keluarga-keluarga tentara dan para pejabat Belanda, dimungkinkan karena lokasi pegunungan dan kesejukan menjadi pilihan untuk membangun rumah peristirahatan  atau hotel. Tepat pada 11-12 November 1946 Kuningan menjadi  tempat dilaksanakannya Perundingan Linggarjati yang diantaranya menghasilkan keputusan Belanda mengakui secara de facto wilayah Republik Indonesia atas Jawa, Madura, dan Sumatra serta Akan dibentuk negara federal dengan nama Indonesia Serikat yang salah satu negara bagiannya adalah Republik Indonesia.

Sejarah Kuningan yang begitu panjang tersebut akan terasa lengkap jika Anda melihat langsung dan merasakan atsmosfir alam sekitar objek situs-situs sejarah, karena dapat memberikan energy positif dan dengan mengenal sejarah Anda dapat mengetahui asal-usul suatu masyarakat dan Bangsa.
Alhamdulillah harini dapat mengunjungi beberapa situs-situs yang ada di Kuningan seperti; Patilasan Prabu Siliwangi di Cigugur, Taman Purbakala Cipari, Situs Adipati Ewangga dan Aria Kemuning, situs-situs desa Cibuntu dan Gedung Perundingan Linggarjati, Tetapi rupanya masih ada puluhan lagi lokasi-lokasi situs yang tersebar di beberapa wilayah Kuningan yang belum sempat kami kunjungi.

Tips    : Jika Anda ingin mengingat sejarahnya bawalah alat tulis atau dapat dicatat dengan note pada gadget, berperan menjaga kebersihan lokasi.
Info    : Tidak semua lokasi yang dilalui kendaraan umum, beberapa lokasi situs berdekatan khususnya di daerah Kota Kuningan,hampir semua lokasi terdapat guide yang disiapkan oleh pemerintah/Dinas Pariwisata setempat jadi tidak dipungut biaya khusus untuk guide.