JA Teline V - шаблон joomla Форекс

Trip Semarang dari Arsitektur Romawi hingga Maha Karya Alam yang Menakjubkan.

History
Typography

Gaya Romawi terlihat dari bangunan 25 pilar berdiri setengah lingkaran dipelataran masjid. Pilar – pilar bergaya koloseum Athena di Romawi dihiasi kaligrafi – kaligrafi indah ciri khas budaya Islami yang menyimbolkan 25 Nabi dan Rosul.

Saat menyebut destinasi Kota Semarang yang langsung terngiang di kepala kita  pasti tentang kawasan Simpang Lima, Tugu Muda, Lawang Sewu,  atau Kuil Sam Po Khong.

Kali ini saya ingin berbagi pengalaman saat mengunjungi beberapa destinasi wisata alam di semarang yang pasti akan membuat kalian ingin segera menyambanginya.Tanpa Itinerary hingga Menerjang hujan di penghujung tahun 2015, Semarang selalu spesial untuk dikunjungi.

Perjalanan ini memang tanpa rencana, awalnya gak ada keinginan sama sekali bepergian di akhir pekan ini. Namun tiba-tiba saja kakakqu yang baru mudik dari Jakarta ngajakin liburan ke semarang, spontanitas saja langsung aku iyakan.

Sabtu sore kami langsung tancap gas menuju kota lumpia yang berjarak 104,7 km dari kota kami Pekalongan.

Dan kami belum tahu tempat mana yang ingin kami sambangi untuk pertama kali, yang terpenting asal jalan dulu dan untuk tempat tujuan pertama dipikir sambil jalan hee..

Hujan mengiringi perjalanan kami sore itu, di tengah-tengah alas roban beberapa titik jalan mengalami kemacetan.Dan akhirnya menjelang magrib kami sampai di Kota Semarang, kota yang selalu kurindu.Menikmati keindahan arsitektural campuran; jawa, romawi, dan timur tengah di masjid termegah di Indonesia.Menikmati nuansa religius, kemegahan bangunan, dan keindahan arsitektural masjid terbesar di jawa tengah ini ternyata menjadi tempat pertama yang kami singgahi di Kota Lumpia kali ini.

Masjid Agung Jawa Tengah ( MAJT ) dirancang dalam gaya arsitektural campuran antara Jawa, Timur Tengah, dan Romawi. Datanglah kesini dan saksikan betapa indahnya arsitektur masjid ini.

Bangunan utama masjid beratap limas khas arsitektur bangunan Jawa, dan dibagian ujungnya dilengkapi dengan kubah besar dengan 4 menara disetiap penjuru atapnya sebagai bentuk bangunan masjid universal Islam.

Gaya Romawi terlihat dari bangunan 25 pilar berdiri setengah lingkaran dipelataran masjid. Pilar – pilar bergaya koloseum Athena di Romawi dihiasi kaligrafi – kaligrafi indah ciri khas budaya Islami yang menyimbolkan 25 Nabi dan Rosul.

Di gerbang ditulis dua kalimat syahadat, dan pada bidang datar tertulis huruf Arab Melayu ;

“Sucining Guno Gapuraning Gusti“

yang artinya “Kemauan dan upaya yang tulus membawa ke arah ridha Allah”.

Lanjut perjalanan dengan menginap di kawasan wisata bandungan…
Yang gak boleh kamu lewatkan saat berkunjung ke Semarang ; “Umbul Sidomukti”

#hari_ke2 :

Surga kecil nan eksotis ini bernama “Umbul Sidomukti” maha karya alam yang sungguh sangat indah di kabupaten semarang.
Pemandian alam tertinggi di Jawa Tengah dengan ketinggian mencapai 1.200 mdpl ini terletak di lereng gunung ungaran tepatnya di desa sidomukti kecamatan bandungan – kabupaten semarang.

Awalnya saya pengen sekali melihat sunrise di umbul sidomukti yang sangat mempesona, tetapi berhubung si kecil bangunnya siang apa boleh buat jam 9 pagi kami baru sampai di lokasi ini.

Hawa dingin dan udara lembah sidomukti yang sejuk menjadikan kami betah berlama-lama disini.Bagi yang hoby banget memacu adrenalin, disini ada Wahana Flying Fox tertinggi di Indonesia yang sangat menantang . Nikmati detik-detik mendebarkan dengan meluncur di atas ketinggian 70 meter melewati lembah sidomukti.Dan yang gak kalah menantang disini kamu bisa mencoba melewati Marine Bridge, Higest Triangle, dan mencoba tantangan dengan kendaraan ATV.

Tentu saja kurang lengkap jika datang kesini tetapi belum berenang di taman renang alam umbul sidomukti. Sayangnya air disini sangat dingin di pagi hari, kurang cocok untuk berenang sikecil.

Disebelah kolam renang alam terdapat restoran yang menawarkan hidangan-hidangn lezat yang bisa langsung kamu pesan sembari menikmati indahnya pemandangan alam disini.

Selain bisa “icip-icip” kuliner semarangan, resto ini cocok banget untuk tempat berfoto-foto ria.

Menikmati keindahan alam di “Cimory on The Valley“.

Tidak begitu jauh dari umbul sidomukti, kali ini kami mampir di tempat wisata yang tergolong masih anyar di semarang “Cimory”.
Dari luar bangunannya terlihat modern, tapi setelah masuk ke dalam suasana khas pedesaan terasa banget disini.Sebelum antri membeli tiket masuk, kamu bisa mampir dulu melihat berbagai produk dan oleh-oleh yang menarik di Chocomory.

Tiket masuk ke cimory hanya 10 ribu rupiah saja dan dapat ditukarkan dengan produk susu segar cimory.

Nuansa alam yang asri langsung terasa begitu kami melangkah masuk ke dalam.Rara kelihatan begitu senang sekali disini, bermain di taman menelusuri taman bunga yang indah hingga melihat langsung peternakan sapi hitam-putih yang besar-besar.Inilah edisi jalan-jalan kami selama 2 hari (12-13 desember 2015) di semarang, menghabiskan liburan bersama keluarga tercinta.

Semoga kapan-kapan bisa jalan-jalan lagi ke Semarang

Sumber Artikel : Trip Semarang dari Arsitektur Romawi hingga Maha Karya Alam yang Menakjubkan.