JA Teline V - шаблон joomla Форекс

Pantai Ohidertawun Yang Penuh Misteri

Leisure
Typography

Pasti Anda telah membaca artikel kami sebelumnya yang berjudul “Jejak Manusia Goa di Kepulauan Kei”, yang bercerita mengenai ditemukannya situs purbakala di dinding-dinding goa, bagaimana tulisan tersebut terbuat, dan tahun berapa manusia pertama tinggal di Kepulauan Kei tersebut, tentunya yang dapat menjawab pertanyaan itu adalah alam di sekitar Pantai Ohidertawun.

 

 


Terlepas dari kisah sejarah masa lampau yang ada, tentunya pantai Ohidertawun ini menyimpan kekayaan lainnya selain sejarah, kekayaan yang kasat mata terlihat adalah keindahan alamnya, di saat pasang maupun disaat Meti Kei (surut). Dengan suasana pantai yang masih asri, dan fasilitas yang hanya beberapa cottage saja di sekitar pantai, menjadikan pantai ini lebih sepi dan tenang suasananya, sehingga cocok untuk wisatawan yang ingin relax dan menyukai ketenangan.

Pantai ini juga memiliki keistimewaan pasirnya yang putih, dan lembut seperti tepung atau semen, menjadikan sensasi tersendiri saat berjalan menilik sudut-sudut keindahan pantai, seperti pantai-pantai lainnya di Kei, saat Meti Kei menjelang pantai Ohidertawun juga mengalami surut yang cukup panjang, hingga 2-3 km lebih kea rah laut. Berjalan menuju laut dengan menikmati keindahan tebing dan goa-goa, yang dahulunya pernah ditinggali atau dihuni oleh manusia ribuan tahun silam, membuat hati bertanya-tanya, bahwa siapakah penghuni pantai in dahulunya.?

Info & Tips
Untuk dapat mengabadikan gambar atau lukisan di tebing-tebing goa tersebut, Anda kami sarankan membawa lensa tele, karena dari dataran kita berpijak itu kira-kira sejauh 100-150 meter jarak pandangnya, tetapi jika sedang pasang dengan menggunakan perahu tentunya jarak pandang sedikit lebih dekat.
Diarea ini belum terdapat restaurant atau rumah makan, bahkan penjual makanan ringan, sehingga jika memungkinkan bawalah minum dan makanan ringan, tetapi wajib diingat menjaga kebersihan lingkungan dan merawat alam.

How to get there
Untuk menuju ke lokasi, dibutuhkan waktu tidak sampai 1 jam dari kotaKei, dan di lokasi tidak dilintasi oleh kendaraan umum, sehingga pengunjung dapat menggunakan fasilitas rental/sewa kendaraan roda empat atau roda dua.